MULTAQOMEDIA.COM -Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan bantahan keras terkait beredarnya tangkapan layar (screenshot) percakapan di grup WhatsApp internal yang mengatasnamakan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.
Pesan palsu yang beredar itu mengklaim bahwa Hasto menginstruksikan pengurus partai untuk mendorong pihak luar agar menolak pemberian gelar pahlawan kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Politikus PDIP, Mohamad Guntur Romli, dengan tegas membantah kebenaran tangkapan layar tersebut. Ia menegaskan bahwa pesan tersebut adalah hoaks atau tidak benar.
Artikel Terkait
Pemuda Katolik Kritik Klarifikasi Berulang Jusuf Kalla Soal Laporan Penistaan Agama UGM
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini