"Perintah Presiden sangat jelas. Namun, setelah hampir satu tahun, tidak ada tanda keberhasilan nyata. Judi online justru semakin sistematis dan menjerat masyarakat," tutur Aminullah.
Kritik atas Absennya Diplomasi Digital
Kritik juga ditujukan pada lemahnya diplomasi dan kerja sama internasional. Kemenkominfo dinilai tidak agresif dalam membangun tekanan bilateral atau kerja sama intelijen siber dengan negara-negara yang menjadi pusat operasi judi online, seperti Kamboja.
"Tidak ada diplomasi digital yang agresif. Negara seolah kalah langkah dari bandar judi online. Ini merupakan ironi besar," katanya menambahkan.
Tuntutan Tanggung Jawab
Aminullah menegaskan bahwa dampak judi online sangat merusak, mulai dari kerugian materi rakyat kecil hingga hancurnya generasi muda. Ia menuntut pertanggungjawaban.
"Jika negara absen atau lemah, maka pejabat yang bertanggung jawab tidak layak terus bertahan di kursi kekuasaan," pungkas Aminullah menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan: MCB Yes, MBG No
Rocky Gerung Sebut Chatib Basri Solusi di Tengah Krisis Rupiah dan Isu Mundur Menkeu Purbaya
Prabowo Tindak Tegas Korupsi BGN: Bukti Komitmen Bersihkan Program Makan Bergizi Gratis
Sinyal 98 Jilid 2 Menguat, Noel Desak Prabowo Segera Rangkul PDIP dan Habib Rizieq