Ia juga mengaku telah dihubungi oleh pihak yang ingin mendamaikannya dengan Jokowi. Namun, Khozinudin dengan keras menolak tawaran tersebut. "Saya tak akan pernah mau berdamai dengan kebohongan, kepalsuan, dan kezaliman," ujarnya.
Tawaran Masif di Berbagai Forum
Lebih lanjut, Khozinudin menyebut bahwa tawaran untuk berdamai dan mendapatkan SP3 tersebut masif disampaikan, baik secara eksplisit maupun implisit, dalam sejumlah dialog di program televisi. "Semua kompak mengajak sowan ke Solo, untuk berdamai dengan tujuan merestorasi ijazah palsu menjadi asli," pungkasnya.
Kasus ini terus menjadi perhatian publik seiring dengan pernyataan tegas dari tim advokasi untuk terus melanjutkan perjuangan hukum mereka.
Artikel Terkait
IPW Kritik Keras Febrie Belum Ditahan, Desak Prabowo Copot Jaksa Agung ST Burhanuddin
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet: Ini Penjelasan Mensesneg
Prabowo Syok Temukan Kerusakan Indonesia Stadium Akibat Salah Urus, Dana Rp Ribuan Triliun Raib
Sidang Etik 6 Pimpinan KPU RI: Pelanggaran Administrasi Dokumen Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014 dan 2019