Ia juga mengaku telah dihubungi oleh pihak yang ingin mendamaikannya dengan Jokowi. Namun, Khozinudin dengan keras menolak tawaran tersebut. "Saya tak akan pernah mau berdamai dengan kebohongan, kepalsuan, dan kezaliman," ujarnya.
Tawaran Masif di Berbagai Forum
Lebih lanjut, Khozinudin menyebut bahwa tawaran untuk berdamai dan mendapatkan SP3 tersebut masif disampaikan, baik secara eksplisit maupun implisit, dalam sejumlah dialog di program televisi. "Semua kompak mengajak sowan ke Solo, untuk berdamai dengan tujuan merestorasi ijazah palsu menjadi asli," pungkasnya.
Kasus ini terus menjadi perhatian publik seiring dengan pernyataan tegas dari tim advokasi untuk terus melanjutkan perjuangan hukum mereka.
Artikel Terkait
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini
Kontroversi Kebijakan ESDM Bahlil Lahadalia: Kenaikan BBM & Elpiji Picu Sorotan Publik