Ia juga mengaku telah dihubungi oleh pihak yang ingin mendamaikannya dengan Jokowi. Namun, Khozinudin dengan keras menolak tawaran tersebut. "Saya tak akan pernah mau berdamai dengan kebohongan, kepalsuan, dan kezaliman," ujarnya.
Tawaran Masif di Berbagai Forum
Lebih lanjut, Khozinudin menyebut bahwa tawaran untuk berdamai dan mendapatkan SP3 tersebut masif disampaikan, baik secara eksplisit maupun implisit, dalam sejumlah dialog di program televisi. "Semua kompak mengajak sowan ke Solo, untuk berdamai dengan tujuan merestorasi ijazah palsu menjadi asli," pungkasnya.
Kasus ini terus menjadi perhatian publik seiring dengan pernyataan tegas dari tim advokasi untuk terus melanjutkan perjuangan hukum mereka.
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet Prabowo: Bahlil Lahadalia & Raja Juli Antoni Dinilai Layak Dicopot, Ini Analisisnya
PSI Sebut Gibran Kandidat Kuat Pilpres 2029, Ini Modal Politik Langkanya
Buku Gibran End Game Dibagikan ke Seluruh Anggota DPR & DPD: Isi, Tujuan, dan Kontroversi
Ahmad Khozinudin Tolak Perdamaian Kasus Ijazah, Beberkan Dugaan SOP Solo untuk Adu Domba