"Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain," katanya, menekankan keterhubungan global di era modern.
Posisi Indonesia: Bebas Aktif dan Non-Blok
Di tengah gejolak dunia, Presiden menegaskan bahwa posisi politik luar negeri Indonesia sudah tepat. Indonesia konsisten berada di jalur bebas aktif dan non-blok, tidak memihak pada kekuatan negara mana pun.
"Kita menghormati semua kekuatan, kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia," jelas Prabowo.
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika, menurutnya, tidak hanya diterapkan di dalam negeri tetapi juga menjadi panduan dalam pergaulan internasional. Sikap ini yang diyakininya membuat Indonesia dapat menikmati kedamaian dan kerukunan meski terdiri dari ratusan kelompok etnis.
Artikel Terkait
Prosedur KPK Sah dalam Kasus Gus Yaqut: Ahli Hukum Bongkar Fakta Sprindik Umum
Buni Yani: Indonesia Tak Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi?
PKS Tolak Kenaikan Harga BBM Subsidi 2026: Solusi Alternatif & Dampak ke APBN
Syahganda Nainggolan Sebut Hanya Soekarno dan Prabowo Presiden Ideologis, Ini Alasannya