"Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain," katanya, menekankan keterhubungan global di era modern.
Posisi Indonesia: Bebas Aktif dan Non-Blok
Di tengah gejolak dunia, Presiden menegaskan bahwa posisi politik luar negeri Indonesia sudah tepat. Indonesia konsisten berada di jalur bebas aktif dan non-blok, tidak memihak pada kekuatan negara mana pun.
"Kita menghormati semua kekuatan, kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia," jelas Prabowo.
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika, menurutnya, tidak hanya diterapkan di dalam negeri tetapi juga menjadi panduan dalam pergaulan internasional. Sikap ini yang diyakininya membuat Indonesia dapat menikmati kedamaian dan kerukunan meski terdiri dari ratusan kelompok etnis.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia