Ia berpendapat, pihak-pihak tersebut tak berbeda dengan mereka yang melakukan korupsi terhadap negara. Kemudian Prabowo mengancam akan menertibkan para pihak tersebut.
"Mungkin karena merasa kalah, tidak punya kekuasaan, atau ada pihak yang hilang rezeki, terutama maling-maling, koruptor-koruptor ya kan. Ya merasa rugi dong dengan pemerintah kita. Kita mau tertibkan (mereka)," ujarnya.
Ketua Umum Partai Gerindra itu lalu menyebut dirinya memperoleh data intelijen sebagai presiden. Kemudian menyebut ada kelompok yang membiayai pihak pengamat yang disebutkannya tadi.
"Ya saya juga punya data-data intelijen ya kan, kalau dulu kan saya di luar pemerintah, sekarang saya presidennya. Jadi saya setiap hari dapat laporan intel ya kan. Jadi saya ngertilah, saya sudah tahu siapa yang biayai-biayai. Pada saatnya lah kita tertibkan itu semua. Tapi sekarang kita masih berusaha dengan cara-cara yang meyakinkan," tegasnya.
Artikel Terkait
Purbaya Bantah Ramalan Ekonomi RI Hancur: Analisis TikTok & YouTube Dinilai Abai Data
Refly Harun Beberkan Alasan Rismon Sianipar Minta Restorative Justice ke Jokowi, Ternyata Ini Pemicunya
Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo, Bawa Oleh-Oleh & Akui Ijazah Asli
Mobil Pickup Mahindra India untuk Koperasi Desa Tiba di Sukabumi, Benarkah?