Jalan Keluar Diplomatik untuk Memperbaiki Hubungan
Meski demikian, Priatna optimis hubungan baik antara Indonesia dan Iran masih dapat diperbaiki. Kunci utamanya terletak pada kecakapan dan inisiatif diplomasi dari Kementerian Luar Negeri RI. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:
- Mengirim utusan khusus untuk dialog langsung.
- Memperjelas dan meningkatkan kerja sama bilateral, misalnya dalam bidang teknologi pertahanan seperti pembuatan drone atau misil.
- Memanfaatkan sejarah positif Indonesia dalam menggalang solidaritas dunia ketiga, Asia-Afrika, dan Gerakan Non-Blok sebagai dasar pendekatan.
Priatna menekankan bahwa kerja sama strategis hanya bisa dilakukan jika hubungan di level paling atas, seperti presiden dengan presiden, sudah cair dan dilandasi persahabatan yang tulus.
Status Hubungan: Masih Ada Ruang untuk Diplomasi
Mantan diplomat yang pernah bertugas di berbagai ibu kota dunia ini menilai hubungan Indonesia-Iran belum berada di titik terburuk. Indikatornya adalah belum sampai pada tahap penarikan atau pengusiran diplomat. Hal ini menunjukkan masih ada ruang dan waktu untuk melakukan upaya perbaikan melalui jalur diplomatik yang tepat.
Artikel Terkait
Uskup Agung Merauke Buka Suara: Film Pesta Babi Dinilai Propaganda dan Fitnah
Analisis Politik: Peluang Gibran Jadi Lawan Prabowo di Pilpres 2029 dan Strategi Penguncian Kekuasaan Jokowi
Menkeu Ungkap Praktik Manipulasi Ekspor CPO via Singapura, Negara Dirugikan Triliunan
Rahasia Pertemuan Jokowi dan Prabowo: Hidangan Bebek dan Soto Bermuatan Filosofi Politik agar Manut