MULTAQOMEDIA.COM - Pengakuan mengejutkan kembali mengguncang panggung politik Indonesia. Rosario de Marshall, yang lebih dikenal sebagai Hercules dan menjabat sebagai Ketua Umum GRIB Jaya, mengungkap adanya "operasi senyap" yang bertujuan menggoyahkan loyalitasnya terhadap Prabowo Subianto.
Hercules mengaku menerima tawaran uang dalam jumlah fantastis, mencapai ratusan miliar rupiah, dengan satu syarat: ia harus berhenti mendukung Prabowo. Tawaran tersebut bahkan sudah disertai "uang muka" yang disebutkan secara langsung. Namun, Hercules dengan tegas menolaknya.
"Tawarannya luar biasa, ratusan miliar rupiah. Mereka bilang, 'Bang, berhenti dari sana, ini ada uang muka'. Tapi saya katakan, harga diri dan komitmen saya tidak bisa dibayar dengan angka sebesar apa pun. Kesetiaan saya kepada Pak Prabowo sudah harga mati," ujar Hercules.
Godaan Besar di Tengah Momentum Politik 2026
Hercules berulang kali menegaskan bahwa jabatannya sebagai pemimpin GRIB Jaya bukanlah komoditas yang bisa diperjualbelikan. Meski demikian, godaan materi terus berdatangan seiring mendekatnya berbagai momentum politik penting tahun ini. Ia menggambarkan tawaran tersebut sebagai "cek kosong" yang sangat menggiurkan, namun ia memilih tetap setia pada prinsip dan komitmen politiknya.
Artikel Terkait
Podcast Sentana TV Ungkap Kejanggalan Kronologi Hidup Gibran: Jokowi Lulus UGM, Nikah, hingga Anak Lahir dalam Waktu Berdekatan
UMMAT Tolak Ancaman terhadap Amien Rais: Seruan Jaga Demokrasi Damai dan Beradab
PP Nomor 75 Tahun 2021 Dinilai Jadi Alat Pembungkaman UI: Profesor Ungkap Skema Pelemahan Akademik
Utang Pemerintah RI Tembus Rp9.920 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Rasio Masih Aman dan Terkendali