MULTAQOMEDIA.COM - Pengakuan mengejutkan kembali mengguncang panggung politik Indonesia. Rosario de Marshall, yang lebih dikenal sebagai Hercules dan menjabat sebagai Ketua Umum GRIB Jaya, mengungkap adanya "operasi senyap" yang bertujuan menggoyahkan loyalitasnya terhadap Prabowo Subianto.
Hercules mengaku menerima tawaran uang dalam jumlah fantastis, mencapai ratusan miliar rupiah, dengan satu syarat: ia harus berhenti mendukung Prabowo. Tawaran tersebut bahkan sudah disertai "uang muka" yang disebutkan secara langsung. Namun, Hercules dengan tegas menolaknya.
"Tawarannya luar biasa, ratusan miliar rupiah. Mereka bilang, 'Bang, berhenti dari sana, ini ada uang muka'. Tapi saya katakan, harga diri dan komitmen saya tidak bisa dibayar dengan angka sebesar apa pun. Kesetiaan saya kepada Pak Prabowo sudah harga mati," ujar Hercules.
Godaan Besar di Tengah Momentum Politik 2026
Hercules berulang kali menegaskan bahwa jabatannya sebagai pemimpin GRIB Jaya bukanlah komoditas yang bisa diperjualbelikan. Meski demikian, godaan materi terus berdatangan seiring mendekatnya berbagai momentum politik penting tahun ini. Ia menggambarkan tawaran tersebut sebagai "cek kosong" yang sangat menggiurkan, namun ia memilih tetap setia pada prinsip dan komitmen politiknya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia