MULTAQOMEDIA.COM - Pengakuan mengejutkan kembali mengguncang panggung politik Indonesia. Rosario de Marshall, yang lebih dikenal sebagai Hercules dan menjabat sebagai Ketua Umum GRIB Jaya, mengungkap adanya "operasi senyap" yang bertujuan menggoyahkan loyalitasnya terhadap Prabowo Subianto.
Hercules mengaku menerima tawaran uang dalam jumlah fantastis, mencapai ratusan miliar rupiah, dengan satu syarat: ia harus berhenti mendukung Prabowo. Tawaran tersebut bahkan sudah disertai "uang muka" yang disebutkan secara langsung. Namun, Hercules dengan tegas menolaknya.
"Tawarannya luar biasa, ratusan miliar rupiah. Mereka bilang, 'Bang, berhenti dari sana, ini ada uang muka'. Tapi saya katakan, harga diri dan komitmen saya tidak bisa dibayar dengan angka sebesar apa pun. Kesetiaan saya kepada Pak Prabowo sudah harga mati," ujar Hercules.
Godaan Besar di Tengah Momentum Politik 2026
Hercules berulang kali menegaskan bahwa jabatannya sebagai pemimpin GRIB Jaya bukanlah komoditas yang bisa diperjualbelikan. Meski demikian, godaan materi terus berdatangan seiring mendekatnya berbagai momentum politik penting tahun ini. Ia menggambarkan tawaran tersebut sebagai "cek kosong" yang sangat menggiurkan, namun ia memilih tetap setia pada prinsip dan komitmen politiknya.
Artikel Terkait
Febrie Adriansyah Hubungi Said Didu Bahas Praperadilan, Ini Kata Kejagung
SETARA Institute Soroti 3 Kejanggalan Kasus Febrie Adriansyah: Publik Curiga Ada yang Ditutup-tutupi
Titiek Soeharto Kecam Raja Juli Teken Permenhut Saat Umroh: Ceroboh Sekali, Ini Fakta di Baliknya
Ketua Korlabi Tuding Advokat Ahmad Khozinudin Agen Gelap di Balik Polemik Ijazah Jokowi