Rupiah Terus Tertekan Hingga Tembus Rp18.000
Meski berbagai langkah telah ditempuh, tekanan terhadap rupiah tidak kunjung mereda. Nilai tukar mata uang Garuda terus melemah hingga akhirnya menembus level Rp18.000 per dolar AS. Kondisi ini memicu spekulasi mengenai kemungkinan perubahan kepemimpinan di Bank Indonesia.
Isu Pergantian Gubernur BI Menguat
Beredar kabar bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disebut-sebut sebagai kandidat kuat pengganti Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI. Informasi ini didasarkan pada dokumen yang diterima media, di mana sumber yang dekat dengan Purbaya menilai bahwa pelemahan rupiah telah meningkatkan kerentanan bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sumber tersebut juga menyebut bahwa Purbaya menganggap Perry terlalu konservatif dalam melakukan intervensi pasar untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.
Selain itu, Purbaya dilaporkan pernah menyarankan kepada Presiden Prabowo agar Thomas Djiwandono ditunjuk sebagai Gubernur Bank Indonesia. Namun, usulan tersebut tidak diambil karena Presiden khawatir pasar akan memberikan respons negatif mengingat Thomas merupakan keponakannya.
Purbaya Bantah Isu Mundur atau Dicopot
Di tengah spekulasi yang berkembang, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi. Melalui pesan singkat, ia membantah kabar yang menyebut dirinya akan dicopot maupun mengundurkan diri dari posisi Menteri Keuangan.
"Enggak benar lah," jawab Purbaya singkat saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (4/6/2026).
Artikel Terkait
Isu Reshuffle Kabinet: Purbaya Dicopot, Rupiah Tertekan, Prabowo Gelar Rapat Tertutup
Analisis Hensa: Gangguan pada Teddy Berujung Penangkapan Koruptor?
Jokowi-Prabowo Diduga Pecah Kongsi Usai Dadan Hindayana Dicopot dan Dijerat Tersangka Korupsi
Kritik Ratna Sarumpaet ke Nanik S Deyang: Integritas Kepala BGN Dipertanyakan