Ia menambahkan, "Kalau Pemerintah jahat, kita lawan. Kalau Pemerintah bodoh, kita tolong."
Sebelumnya, dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Amien Rais Official, Amien Rais menilai pergantian pemerintahan di tengah jalan hanya akan mengulang pengalaman pahit masa lalu. Hal ini berpotensi menguras energi bangsa.
"Mengingat pengalaman politik kita di masa lalu, 6 tahun ada 5 presiden bergonta-ganti, dan semuanya menguras energi nasional kita. Presiden Prabowo kita kasih fair chance, kesempatan yang wajar. Biarlah beliau bekerja sekeras-kerasnya untuk mewujudkan cita-citanya sampai 20 Oktober tahun 2029," kata Amien.
Mantan Ketua MPR itu juga menekankan pentingnya menjaga siklus pergantian kekuasaan setiap lima tahun sesuai Undang-Undang Dasar 1945.
"Saya ingin mengingatkan kepada saudara sebangsa setanah air bahwa ritme pergantian kekuasaan per 5 tahun sekali sesuai Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945 harus kita pertahankan supaya tidak ada pemerintahan pusat yang diturunkan di tengah jalan," kata Amien.
Artikel Terkait
Demo Mahasiswa Besar-besaran di Depan DPR: Tuntut Prabowo-Gibran Mundur, Harga BBM Turun, dan Pendidikan Gratis
Hendrajit Kritik Tajam Reformasi Jilid II: Daur Ulang Kegagalan atau Koreksi Sejarah?
Tangisan Kepala BGN Viral: Netizen Kaitkan dengan Drama Ratna Sarumpaet
Kucing Diberi Nama Prabodoh Subiantolol oleh Mantan Ketua BEM UGM Tuai Kecaman, Adhyaksa Dault Murka