PDIP Desak Gibran Klarifikasi Dugaan Suap Mahasiswa BEM UBK
MULTAQOMEDIA.COM - Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, angkat bicara terkait dugaan pemberian uang kepada Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (BEM FH UBK), Muhammad Abdimaludin. Ia mendesak Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka untuk segera memberikan klarifikasi resmi.
Menurut Deddy, pernyataan dari Gibran sangat penting untuk meredam polemik dan spekulasi yang berkembang di masyarakat. "Dia (Gibran) harus mengklarifikasi bahwa tidak benar dia membayar mahasiswa. Walaupun itu mungkin sulit diterima akal publik, tapi dia perlu bersuara," tegas Deddy kepada wartawan, Kamis (25/6).
Anggota Komisi II DPR ini menilai isu tersebut berpotensi menjadi bola liar yang dapat menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintah jika tidak segera dijelaskan secara transparan. Ia juga menyoroti perubahan mendadak agenda mahasiswa yang awalnya berencana demonstrasi, namun berakhir dengan pertemuan di kantor Wapres.
"Bagaimana duduk perkara mahasiswa itu belok dari rencana demo tiba-tiba ke kantor Wakil Presiden? Itu harus dijelaskan secara terang benderang," ujarnya.
Selain meminta klarifikasi, Deddy mendorong Gibran untuk menelusuri pihak yang diduga memberikan uang kepada mahasiswa. Ia menekankan pentingnya mengetahui sumber dana tersebut agar tidak menimbulkan dugaan praktik melanggar hukum atau kepentingan politik tertentu. "Jangan-jangan itu uang hasil pungli, atau apakah memang ada operasi politik? Ini harus terang benderang. Kita menunggu bagaimana Wakil Presiden memberikan penjelasan yang masuk akal tentang persoalan suap-menyuap mahasiswa ini untuk kepentingan politik," tegas Deddy.
Artikel Terkait
Jokowi Tak Pernah Hadir Sidang Ijazah Palsu, Roy Suryo dan Dokter Tifa Terancam Vonis Tak Adil
Fraksi Gerindra Yakin Gibran Tak Terlibat Demo Bayaran BEM FH UBK, Minta Isu Tak Dipolitisasi
Polemik Ijazah Jokowi: Pengamat Hukum Desak Transparansi demi Integritas Kepemimpinan Nasional
Penanganan Profesional Kasus Pencemaran Nama Baik Ijazah Jokowi: Pengamat Ingatkan Dampak Politik Luas