Safari Politik Jokowi ke Jawa Tengah Dinilai Gagal Geser Dominasi PDIP, PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah

- Selasa, 07 Juli 2026 | 03:25 WIB
Safari Politik Jokowi ke Jawa Tengah Dinilai Gagal Geser Dominasi PDIP, PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah

Safari Politik Jokowi ke Jawa Tengah Dinilai Tak Mampu Goyang Dominasi PDIP

Rencana safari politik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Jawa Tengah pada pertengahan Juli 2026 dinilai belum cukup untuk menggeser dominasi politik PDI Perjuangan (PDIP) di provinsi tersebut. Ambisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai "kandang gajah" pun diperkirakan akan menghadapi jalan terjal.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, mengungkapkan dua faktor utama yang membuat target tersebut sulit tercapai. Menurutnya, ada perbedaan mendasar antara pengaruh Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jawa Tengah.

"Target PSI menjadikan Jawa Tengah kandang gajah tentu tidak mudah. Ada dua penyebab utamanya," kata Jamiluddin kepada wartawan di Jakarta, Selasa 7 Juli 2026.

Faktor pertama adalah perbedaan karakter pengaruh kedua tokoh nasional tersebut. Jokowi dinilai memiliki daya tarik yang bersifat personal dan populis, sementara Megawati bertumpu pada basis ideologis yang telah mengakar kuat melalui mesin partai.

"Pengaruh Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri berbeda di Jawa Tengah. Jokowi lebih populis dan Megawati cenderung ideologis,” ujarnya.


Halaman:

Komentar