Alasan Anies Baswedan Jarang Dikritik Publik Dibanding Jokowi: Pengamat dan Pegiat Medsos Angkat Bicara

- Senin, 10 Agustus 2026 | 03:50 WIB
Alasan Anies Baswedan Jarang Dikritik Publik Dibanding Jokowi: Pengamat dan Pegiat Medsos Angkat Bicara

Pegiat media sosial Chusnul Chotimah mengungkapkan alasan di balik minimnya protes terhadap safari politik mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dibandingkan dengan yang dialami Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Menurut Chusnul, Anies tidak pernah menyatakan akan kembali menjadi warga biasa setelah masa jabatannya berakhir, sehingga safari politiknya tidak memicu reaksi keras dari publik.

Pernyataan ini disampaikan Chusnul sebagai respons terhadap kelompok pendukung Jokowi yang ia sebut sebagai "Termul" atau "Ternak Mulyono". Dalam cuitannya di akun X pribadinya, Chusnul menegaskan bahwa Anies tidak pernah membuat pernyataan seperti "saya akan kembali ke Solo sebagai rakyat biasa" yang justru menjadi pembeda dengan Jokowi.

Chusnul juga menambahkan bahwa jika Anies kembali dengan ambisi menjadi calon presiden, hal tersebut bukanlah sebuah kesalahan. "Saya ga bela Anies, cuma betulkan cara berpikir termul yang otaknya cuma 1,9%," tandasnya dalam cuitan yang dikutip pada Senin (10/8).


Halaman:

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler