"Semua tuduhan, opini yang dia bangun, termasuk yang terakhir menyangkut fitnah besar, kebohongan besar bahwa KPK telah menyita barang dari kami, itu akan menjadi bukti tambahan," ujar Faizal. Ia menjelaskan bahwa barang-barang yang dimaksud diserahkan secara sukarela oleh para aktivis atas inisiatif pribadi sebagai bentuk partisipasi, bukan hasil penyitaan.
Pertemuan dengan Rizal Dijelaskan Ulang
Faizal juga memberikan klarifikasi terkait pertemuannya dengan Rizal, yang disebutnya terjadi dalam forum terbuka sebelum yang bersangkutan berstatus tersangka. Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah aktivis dan tokoh nasional.
"Jadi sama sekali perusahaan yang dia maksud, barang sitaan yang dia tuduhkan ini semua kebohongan besar," tegas Faizal menanggapi narasi yang mengaitkannya dengan kasus Bea Cukai.
Tantangan untuk Klarifikasi Terbuka
Faizal Assegaf menyatakan akan mendatangi gedung KPK untuk meminta klarifikasi langsung dari Budi Prasetyo. Ia menantang Jubir KPK tersebut untuk bertemu secara terbuka dan menyampaikan fakta hukum, bukan membangun opini.
“Kami akan menemui Budi di KPK. Jangan membangun opini, tapi sampaikan fakta hukum. Jika lembaga penegak hukum itu transparan, harus berani klarifikasi langsung,” pungkas Faizal.
Artikel Terkait
MAKI Kantongi Bukti Pejabat BGN Punya 20 SPPG, Desak Kejagung Tetapkan Tersangka Baru
KPK Geledah Rumah Silmy Karim di Jakarta Selatan, Dikawal Ketat Brimob Bersenjata Lengkap
Presiden Prabowo Copot Kepala BGN Sebelum Tersangka, Demokrat: Langkah Tegas Berantas Korupsi Program MBG
Mantan Wakil BGN Sony Sonjaya Jadi Justice Collaborator, Siap Bongkar Tokoh Besar di Kasus Korupsi MBG