Ketika kembali ditanya apakah foto itu benar menampilkan Febrie Adriansyah, Totok hanya menjawab singkat, "Tunggu dulu." Ia kembali menegaskan bahwa seluruh informasi terkait foto tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik. Menurut Totok, foto keluarga yang ditemukan ini menjadi salah satu petunjuk kunci untuk mengungkap identitas pemilik rumah maupun pemilik barang-barang berharga yang disimpan di dalam brankas rahasia. Hingga saat ini, polisi masih belum mengumumkan siapa pemilik rumah mewah tersebut karena penyidikan masih berlangsung secara intensif.
Dalam penggeledahan tersebut, penyidik berhasil menemukan sebuah brankas yang tersembunyi di balik dinding rumah. Dari dalam brankas itu, polisi menyita tujuh koper yang berisi 74 kilogram emas batangan, uang tunai sebesar 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, Rp100 juta, serta sejumlah dokumen dan telepon genggam. Total nilai barang bukti yang diamankan diperkirakan mencapai Rp476 miliar.
Penggeledahan rumah di Sentul ini merupakan bagian dari operasi serentak yang dilakukan di 12 lokasi berbeda. Selain rumah mewah tersebut, penyidik juga menggeledah Cafe de'Clan Signature di Cipete dan menemukan uang berbagai mata uang senilai sekitar Rp60 miliar. Tidak hanya itu, sejumlah kantor perusahaan, money changer, apartemen, dan rumah lainnya juga digeledah karena diduga memiliki keterkaitan dengan rangkaian perkara korupsi yang tengah diusut.
Artikel Terkait
Oknum TNI Halangi Penindakan Korupsi, Setara Institute: Ini Pengkhianatan Negara
Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Diperiksa KPK sebagai Tersangka Gratifikasi Rp17 Miliar
Kredit Macet LPEI Rp537 M ke Perusahaan Kaesang: Pakar Hukum Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
KPK Ungkap Peran Pemda dan ATR/BPN dalam Dugaan Korupsi Program TORA