Donald Trump Tegaskan AS Tak Butuh Hukum Internasional, Hanya Ikuti Moralitasnya Sendiri
Presiden Amerika Serikat ke-45, Donald Trump, membuat pernyataan mengejutkan dengan menyatakan bahwa dirinya tidak perlu mengikuti hukum internasional. Dalam pandangannya, tindakannya hanya dipandu oleh moralitas pribadinya sendiri.
Pernyataan ini muncul di tengah sorotan dunia internasional setelah upaya penculikan terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, oleh pasukan komando AS. Insiden tersebut memicu pertanyaan tentang kepatuhan Amerika Serikat terhadap norma global.
Pernyataan Trump dalam Wawancara New York Times
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan The New York Times, Trump dengan tegas menjelaskan bahwa tidak ada yang dapat membatasi kekuasaannya sebagai Panglima Tertinggi. "Moralitas saya sendiri. Pikiran saya sendiri. Itu satu-satunya hal yang dapat menghentikan saya," ujarnya.
Lebih lanjut, Trump menegaskan, "Saya tidak membutuhkan hukum internasional." Saat didesak mengenai kepatuhan Washington pada norma global, sikapnya sedikit melunak namun tetap ambigu. "Itu tergantung pada definisi hukum internasional Anda," tambahnya, menunjukkan bahwa interpretasi dan penerapannya sepenuhnya berada di tangannya.
Artikel Terkait
Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol di Adamuz: 21 Tewas, Penyebab Diduga Anjlok
Lonjakan PTSD & Bunuh Diri di Militer Israel: Dampak Psikologis Perang Gaza 2024-2025
Necla Ozmen Klaim Putri Donald Trump: Kronologi, Fakta, dan Upaya Tes DNA
Debat AS vs Iran di DK PBB: Trump Siapkan Opsi Militer, Analisis Dampak Global