Memo itu mengidentifikasi menantu Trump, Jared Kushner, sebagai pendukung Chabad dan kekuatan kunci di lingkaran dalam Trump. Dokumen juga mengutip, "Trump telah dikompromikan oleh Israel. Dan Kushner adalah otak sebenarnya."
Lebih lanjut, memo menyebut Jeffrey Epstein diduga bekerja sama dengan intelijen Israel, Mossad. "CHS yakin Epstein adalah agen Mossad yang direkrut," tulis memo, sambil menyebut kedekatan Epstein dengan mantan PM Israel Ehud Barak.
Keterkaitan dengan Rusia dan Bantahan Trump
Dokumen juga menyoroti figur Chabad, Berel Lazar, yang digambarkan sebagai penasihat dekat Vladimir Putin. Memo menyimpulkan, "Chabad pada dasarnya adalah Yudaisme yang disetujui negara [oleh Putin]."
Meski namanya disebut ribuan kali dalam dokumen Epstein, Donald Trump secara konsisten telah membantah memiliki hubungan dekat dengan Epstein. Rilis jutaan halaman dokumen ini terus memicu analisis dan perdebatan publik.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Bocor: Pengusaha UEA Kirim 3 Potong Kain Kabah ke Jeffrey Epstein
Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko Dukung Israel?
Peringatan Keras Khamenei ke AS: Serangan ke Iran Picu Perang Regional 2026
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Melancarkan Serangan: Analisis Lengkap