Memo itu mengidentifikasi menantu Trump, Jared Kushner, sebagai pendukung Chabad dan kekuatan kunci di lingkaran dalam Trump. Dokumen juga mengutip, "Trump telah dikompromikan oleh Israel. Dan Kushner adalah otak sebenarnya."
Lebih lanjut, memo menyebut Jeffrey Epstein diduga bekerja sama dengan intelijen Israel, Mossad. "CHS yakin Epstein adalah agen Mossad yang direkrut," tulis memo, sambil menyebut kedekatan Epstein dengan mantan PM Israel Ehud Barak.
Keterkaitan dengan Rusia dan Bantahan Trump
Dokumen juga menyoroti figur Chabad, Berel Lazar, yang digambarkan sebagai penasihat dekat Vladimir Putin. Memo menyimpulkan, "Chabad pada dasarnya adalah Yudaisme yang disetujui negara [oleh Putin]."
Meski namanya disebut ribuan kali dalam dokumen Epstein, Donald Trump secara konsisten telah membantah memiliki hubungan dekat dengan Epstein. Rilis jutaan halaman dokumen ini terus memicu analisis dan perdebatan publik.
Artikel Terkait
Perang Turki vs Israel: Analisis Kekuatan Militer Terbaru & Dampak Strategis Pakta Makkah
Embargo Dagang UEA ke Iran: Konflik Timur Tengah Memanas, Dampaknya bagi Ekonomi Global
Menteri Israel Ben Gvir Serukan Gaza Dikosongkan Permanen dan Minta Militer Bunuh 30-40 Warga Setiap Malam
Warga Gaza Rayakan HUT ke-81 RI dengan Lukisan Merah Putih di Tengah Reruntuhan