Iran Tuduh AS dan Israel Gunakan Propaganda Ala Goebbels Jelang Negosiasi Nuklir
Iran melontarkan kritik keras terhadap Amerika Serikat menjelang putaran baru pembicaraan nuklir di Jenewa, Swiss. Melalui platform X, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, menuding AS dan Israel menggunakan taktik propaganda ala Menteri Propaganda Nazi, Joseph Goebbels, untuk mendiskreditkan Iran di mata dunia internasional.
Prinsip "Kebohongan yang Diulang" Jadi Tuduhan
Baqaei secara khusus mengutip prinsip propaganda Goebbels yang terkenal, “Ulangi kebohongan cukup sering dan itu akan menjadi kebenaran.” Ia menilai pola inilah yang kini dipakai oleh pemerintahan AS dan rezim Israel untuk menyebarkan disinformasi sistematis tentang program nuklir dan aktivitas Iran.
“Ini sekarang secara sistematis digunakan oleh pemerintahan AS dan para pencari keuntungan perang yang mengelilinginya, khususnya rezim Israel yang melakukan genosida, untuk melayani kampanye disinformasi dan misinformasi jahat mereka terhadap Negara Iran,” tulis pernyataan resmi tersebut, seperti dikutip dari Times of Israel, Kamis 26 Februari 2026.
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Runtuh, Presiden Iran Deklarasikan Perang Total Lawan AS – Harga Minyak Meroket
AS Minta Warga di Seluruh Dunia Tingkatkan Kewaspadaan Akibat Ketegangan dengan Iran
Rudal Iran Hantam Pangkalan AS di Yordania, 50.000 Tentara Amerika Tak Berdaya
Trump Dihujat Penonton Saat Serahkan Trofi Piala Dunia 2026, Momen Kontroversial di Final Spanyol vs Argentina