"Kami telah mengamankan sebuah ruangan di hotel ini, dan sekali lagi, kami akan melalui prosedur yang sesuai untuk menentukan apa yang ada di dalamnya," ujar Jeffery Carroll kepada wartawan.
Tidak lama setelah insiden, Trump menggelar konferensi pers di Gedung Putih didampingi Ibu Negara Melania Trump. Dalam keterangannya, Trump mengaku sempat mendengar suara dentuman seperti ledakan, namun awalnya tidak menyadari itu adalah suara tembakan.
"Saya mendengar suara dan mengira itu suara nampan yang jatuh. Kami mendengar suara itu, dan itu bisa jadi nampan atau peluru. Saya berharap itu adalah suara nampan jatuh," kata Trump.
Trump tidak mengalami luka dalam insiden penembakan ini. Ia dan sejumlah pejabat utama AS langsung dievakuasi oleh aparat keamanan ke tempat yang lebih aman.
Artikel Terkait
AS Setuju Bayar Ganti Rugi Rp5,3 Kuadriliun ke Iran: Ini 14 Poin Perjanjian Damai Bersejarah
Trump Mau Pecat Menhan dan Dirut CIA yang Tolak Perdamaian dengan Iran
Iran Ancam Serang Balik Israel Jika Serangan ke Lebanon Tak Dihentikan, Perjanjian Damai AS-Iran Terancam Gagal
Donald Trump Kecam Aksi Militer Israel di Lebanon: Tanpa AS, Tidak Akan Ada Israel