Salah satu target utama serangan adalah Bandar Abbas, pelabuhan strategis Iran yang terletak di Teluk Persia. Sebelumnya, pada hari yang sama, militer AS juga menyerang lokasi pertahanan pantai dan rudal jelajah di Pulau Greater Tunb. Operasi tersebut berlangsung sekitar 90 menit.
CENTCOM menegaskan bahwa seluruh operasi militer dilakukan atas arahan langsung Presiden AS selaku Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata.
"Militer AS meminta pertanggungjawaban Iran sesuai arahan Panglima Tertinggi," demikian bunyi pernyataan resmi CENTCOM.
Sementara itu, media Iran melaporkan ledakan besar terjadi di Bandar Abbas, Ahvaz, dan Iranshahr. Hingga saat ini, pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun besarnya kerusakan akibat serangan terbaru tersebut.
Artikel Terkait
Trump Frustrasi: Operasi Militer Iran Makin Rumit, Serangan AS ke Fasilitas Energi Mengancam
Bangladesh Sita Harta Sheikh Hasina Rp112 Triliun: Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan Terungkap
AS Intensifkan Serangan ke Iran: Target Meluas hingga Jauh ke Dalam Selat Hormuz
Turki Terbitkan Red Notice Interpol untuk Netanyahu: Tuduhan Kejahatan Perang dan Genosida di Gaza