Anggaran dan Rencana Tindak Lanjut
Anggaran yang dibutuhkan untuk mengaktifkan kembali seluruh warga terdampak diperkirakan mencapai sekitar Rp 9,072 miliar. Jaya Negara memastikan anggaran ini masih dapat ditanggung oleh kas daerah, mengingat Pemkot Denpasar telah memiliki cadangan pembiayaan untuk sekitar 113.000 jiwa.
"Besok kami akan berkoordinasi dengan BPJS... seluruh warga Kota Denpasar yang dinonaktifkan sebanyak 24.000 jiwa akan kami aktifkan kembali. Dengan demikian, warga Kota Denpasar tetap akan mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan," jelasnya.
Komitmen Akses Kesehatan yang Inklusif
Keputusan ini dinilai sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang berkelanjutan bagi seluruh warganya, sekaligus menunjukkan respons proaktif dalam menyikapi dinamika kebijakan pusat dan daerah.
Artikel Terkait
Transformasi Digital Indonesia 2024: Tren AI, Keamanan Data & Dampak 5G untuk Platform Online
Dirut BPJS Kesehatan Tantang Anggota DPR: Kalau Bisa Rapikan Data PBI, Saya Gaji - Debat Panas Soal Peserta Nonaktif
11 Juta Peserta BPJS Dinonaktifkan 2026: Kronologi, Dampak & Solusi Pemerintah
4 Alasan Jokowi Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode: Analisis Strategi Politik 2024