Anggaran dan Rencana Tindak Lanjut
Anggaran yang dibutuhkan untuk mengaktifkan kembali seluruh warga terdampak diperkirakan mencapai sekitar Rp 9,072 miliar. Jaya Negara memastikan anggaran ini masih dapat ditanggung oleh kas daerah, mengingat Pemkot Denpasar telah memiliki cadangan pembiayaan untuk sekitar 113.000 jiwa.
"Besok kami akan berkoordinasi dengan BPJS... seluruh warga Kota Denpasar yang dinonaktifkan sebanyak 24.000 jiwa akan kami aktifkan kembali. Dengan demikian, warga Kota Denpasar tetap akan mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan," jelasnya.
Komitmen Akses Kesehatan yang Inklusif
Keputusan ini dinilai sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam memastikan akses layanan kesehatan yang berkelanjutan bagi seluruh warganya, sekaligus menunjukkan respons proaktif dalam menyikapi dinamika kebijakan pusat dan daerah.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri