Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Usai Unggah Status WA Kontroversial
MULTAQOMEDIA.COM - Seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purbalingga, tepatnya di unit Karangreja Tlahab Lor 1, resmi diberhentikan dari jabatannya. Pemecatan ini menyusul viralnya status WhatsApp (WA) yang dibuatnya, berisi kalimat kontroversial: "Peregengan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur." Selain dipecat, pihak berwenang juga memintanya untuk membuat video permohonan maaf kepada publik.
Status WhatsApp Kontroversial Jadi Viral di Media Sosial
Tangkapan layar status WhatsApp yang menuai protes itu menyebar luas di platform media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infopurbalingga.id. Unggahan tersebut memicu gelombang reaksi keras dari warganet yang menilai pernyataan itu arogan dan tidak pantas dilontarkan oleh seorang pelayan publik.
Artikel Terkait
Dana George Soros Rp28 Miliar untuk Indonesia: Fakta, Program, dan Kontroversi Intervensi Asing
SP3 untuk Rismon: Analisis Restorative Justice, Ijazah Palsu Yamaguchi, dan Proses Hukum di Polda Metro Jaya
BGN Bekukan Dapur MBG Ponorogo: Intimidasi & Potong Anggaran Rp10.000 jadi Rp6.500
MK Instruksikan Perombakan Total Tunjangan Pensiun Pejabat Negara: Opsi Uang Kehormatan Sekali Bayar