Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat Usai Unggah Status WA Kontroversial
MULTAQOMEDIA.COM - Seorang pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Purbalingga, tepatnya di unit Karangreja Tlahab Lor 1, resmi diberhentikan dari jabatannya. Pemecatan ini menyusul viralnya status WhatsApp (WA) yang dibuatnya, berisi kalimat kontroversial: "Peregengan sik, sebelum menghadapi komentar rakyat jelata yang kurang bersyukur." Selain dipecat, pihak berwenang juga memintanya untuk membuat video permohonan maaf kepada publik.
Status WhatsApp Kontroversial Jadi Viral di Media Sosial
Tangkapan layar status WhatsApp yang menuai protes itu menyebar luas di platform media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @infopurbalingga.id. Unggahan tersebut memicu gelombang reaksi keras dari warganet yang menilai pernyataan itu arogan dan tidak pantas dilontarkan oleh seorang pelayan publik.
Artikel Terkait
KPK Jamin Status Mahasiswa Unsoed Aman dan Kuliah Tetap Normal di Tengah Kasus Dugaan Pemerasan
Kronologi Lengkap Pencopotan dan Penangkapan Lodewyk Pusung: Fakta Telepon Teddy Indra Wijaya hingga Sidang Praperadilan BGN
Wafa Ahdina Mundur dari Unhan demi Pertahankan Hijab: Kisah Lengkap di Balik Keputusan Besar
KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Unsoed: Rektor dan Wakil Rektor Terjaring Dugaan Pemerasan Seleksi Mandiri