Modus Kiai Cabul Pati: Ajak Santriwati Berhubungan Badan dengan Iming-Iming Sembuhkan Penyakit

- Kamis, 07 Mei 2026 | 14:00 WIB
Modus Kiai Cabul Pati: Ajak Santriwati Berhubungan Badan dengan Iming-Iming Sembuhkan Penyakit

"Kalau misalnya mereka menolak, biasanya sesekali dilakukan kekerasan dengan memukul kepala, betul?" tanyanya kepada korban.

Pertanyaan tersebut dijawab dengan anggukan oleh korban. Selain kekerasan, pelaku juga akan langsung mencari santriwati pengganti jika ada yang menolak ajakannya. Kondisi ini berlangsung selama bertahun-tahun.

"Jadi seperti itu, terus bergilir selama bertahun-tahun," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hotman mengungkapkan bahwa jika cerita korban diungkap secara detail, akan sangat vulgar. Oleh karena itu, pihaknya hanya menyampaikan inti perbuatan cabul pelaku. Menurut pengakuan korban, perbuatan itu berlangsung selama 3 tahun. Para korban enggan bersuara karena kerap mendapat perlakuan kasar jika menolak kemauan pelaku.

"Dia juga melihat sering cewek gonta-ganti. Gonta-ganti anak-anak santri di sana, dan juga kalau kamu berhalangan selama 3 tahun itu (gonta-ganti santriwati)," jelas Hotman.

Sebelumnya diberitakan, pelarian Anshari berakhir hari ini. Sempat buron dan memutus komunikasi, polisi meringkus kiai cabul tersebut di wilayah Wonogiri. Tim Satreskrim Polresta Pati berhasil membekuk pelaku kekerasan seksual terhadap banyak santriwati Ponpes Ndolo Kusumo.

Penangkapan pelaku menjadi titik terang bagi kasus kekerasan seksual yang tengah berjalan. Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi mengonfirmasi keberhasilan timnya dalam memburu tersangka. Anshari ditangkap di daerah yang berbatasan langsung dengan Jawa Timur (Jatim) setelah mangkir dari panggilan penyidik.


Halaman:

Komentar