Rahasia Pola Makan 6.000 Kalori dan Latihan Erling Haaland di Piala Dunia 2026

- Senin, 06 Juli 2026 | 07:25 WIB
Rahasia Pola Makan 6.000 Kalori dan Latihan Erling Haaland di Piala Dunia 2026

Rahasia Pola Makan dan Latihan Erling Haaland: Kunci Sukses di Piala Dunia 2026

MULT AQOMEDIA.COM - Momen viral Erling Haaland di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Saat itu, ia dengan cepat mengejar bola operan bek Irak ke kiper, menendangnya, dan mencetak gol dari blunder pertahanan lawan. Dengan tinggi 195 cm, Haaland mampu berlari sangat cepat dan memiliki fleksibilitas luar biasa.

Sebelumnya, saat bermain di Borussia Dortmund, Haaland juga pernah mencetak gol spektakuler dengan berlari sejauh 100 meter dari ujung ke ujung lapangan, mencapai kecepatan 35 km per jam.

Stamina Haaland menjadi topik yang menarik, terutama jika kita mendalami pola makannya. Ia mengonsumsi porsi sangat besar, namun tetap melakukan kontrol ketat terhadap real food, memperhatikan asal-usul makanan, dan hanya menggunakan bahan-bahan yang aman.

Pola Makan Haaland: 6.000 Kalori Sehari

Setiap hari, Haaland mengonsumsi sekitar 6.000 kalori. Jumlah ini hampir tiga kali lipat dari rekomendasi untuk pria dewasa.

Pria kelahiran 21 Juli 2000 ini mengikuti pola makan leluhur. Menu hariannya meliputi jantung sapi, hati sapi, steak Tomahawk, madu mentah, ikan kakap, asparagus, nasi goreng telur, dan banyak susu.

Menurut Haaland, kunci utama adalah mengonsumsi makanan berkualitas tinggi yang bersumber dari lokal. Ia menekankan bahwa asal makanan sama pentingnya dengan makanan itu sendiri. Banyak orang menganggap daging tidak sehat, tetapi mereka gagal membedakan antara burger cepat saji dan sapi yang dipelihara secara lokal dan diberi makan rumput.

"Anda tidak makan ini, tetapi saya peduli dengan menjaga kesehatan tubuh saya," kata Haaland dalam film dokumenternya, Haaland: The Big Decision. "Saya pikir makan makanan berkualitas yang sebisa mungkin berasal dari daerah setempat adalah yang terpenting. Atau sapi lokal yang makan rumput di sana? Saya makan jantung dan hatinya."

Para ahli gizi mengkonfirmasi bahwa jantung dan hati sapi merupakan makanan kaya nutrisi, dengan kandungan zat besi, riboflavin, vitamin B12, vitamin A, dan tembaga yang signifikan.

Selain jeroan, pola makan Haaland mencakup susu segar yang tidak dipasteurisasi. Ia mencampurkannya ke dalam sarapan bersama telur dan roti sourdough, bahkan ke dalam kopi paginya. Haaland menganggap kopi sebagai makanan super jika disiapkan dengan benar.

Haaland juga sering meminta omelet keju dan ham dari koki Manchester City. Ayahnya, Alfie Haaland, menyajikan lasagna sebelum pertandingan kandang.

Kontroversi Pola Makan Haaland

Pola makan Haaland memicu perdebatan di kalangan ahli nutrisi. Beberapa menganggapnya sebagai puncak nutrisi olahraga yang dipersonalisasi karena kepadatan nutrisi jeroan. Namun, yang lain memperingatkan risiko seperti infeksi parasit dari produk susu dan jeroan mentah atau setengah matang. Orang awam disarankan tidak menirunya tanpa pengawasan medis.

Haaland tidak terganggu oleh kekhawatiran ini. Ia yakin kualitas bahan-bahan adalah kunci keamanan, dan kontrol ketat atas asal-usul makanan meminimalkan risiko.

"Jika Anda melihat tubuh saya, jika Anda melihat kaki saya, Anda akan melihat bahwa saya telah banyak berubah," kata striker City itu dalam wawancara dengan Diario AS.

Saya telah menjadi kuat. Saya menjadi lebih cepat, itu salah satu hal terpenting. Berat badan saya naik dari 86 kg menjadi 94 kg, tapi itu bukan perut buncit karena bir, melainkan massa otot yang besar. Saya sangat memperhatikan apa yang aku makan.

- Erling Braut Haaland -


Halaman:

Komentar