Polda Metro Jaya Buka Suara soal Pagar Mal Jelang Aksi 17 Agustus: Belum Ada Surat Pemberitahuan, Situasi Aman Terkendali

- Jumat, 31 Juli 2026 | 13:25 WIB
Polda Metro Jaya Buka Suara soal Pagar Mal Jelang Aksi 17 Agustus: Belum Ada Surat Pemberitahuan, Situasi Aman Terkendali

Langkah Antisipasi: Tim Preventive Strike Dibentuk

Sebagai bentuk kesiapan, Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan langkah mitigasi guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan membentuk tim preventive strike yang melibatkan sejumlah direktorat operasional di lingkungan Polda Metro Jaya.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kelompok yang berupaya membuat kerusuhan atau mengganggu keamanan di Jakarta maupun wilayah penyangga. "Jadi sudah melakukan mitigasi awal apabila ada kelompok-kelompok yang mencoba membuat kerusuhan, membuat situasi tidak nyaman dan aman di wilayah hukum Polda Metro Jaya termasuk wilayah-wilayah penyangga, akan dilakukan tindakan tepat, tegas, dan terukur," tandas Budi.

Fenomena Pagar Tinggi di Mal: Kokas hingga Surabaya

Pemasangan pagar tinggi pertama kali terlihat di Mal Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan. Video mengenai pemasangan pagar tersebut diunggah oleh akun Instagram @jakarta_siders dan dengan cepat menjadi viral serta ramai diperbincangkan di media sosial. Fenomena serupa juga sebelumnya terlihat di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya.

Di tengah beredarnya isu mengenai potensi aksi besar pada Agustus, pemasangan pagar tersebut kemudian dikaitkan oleh sebagian warganet dengan upaya pengamanan menghadapi kemungkinan demonstrasi. Namun, hingga kini Polda Metro Jaya menegaskan bahwa belum ada surat pemberitahuan resmi mengenai rencana aksi besar tersebut, dan situasi keamanan di ibu kota tetap dalam keadaan kondusif.


Halaman:

Komentar