Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, kembali melontarkan kritik tajam terhadap kondisi pemberantasan korupsi di Indonesia. Dalam pernyataannya, ia menyoroti perubahan pola praktik korupsi dari era pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), hingga kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto saat ini.
Amien menilai bahwa selama satu dekade pemerintahan Jokowi, praktik korupsi berkembang semakin masif dan sulit dikendalikan. Ia bahkan menyebut periode tersebut sebagai masa di mana korupsi "membuncah lepas kendali" di berbagai lini pemerintahan.
"Tidak berlebihan bila saya katakan sepuluh tahun dia berkuasa, korupsi semakin membuncah lepas kendali di Indonesia," ujar Amien Rais, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, pada periode tersebut, aparat dan pejabat dari tingkat hulu hingga hilir melakukan tindak pidana korupsi tanpa hambatan berarti. Praktik ini berlangsung di berbagai tingkatan pemerintahan, menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum saat itu.
"Para pejabat yang ada di hulu maupun di hilir melakukan kejahatan korupsi tanpa ada gangguan yang berarti," katanya.
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia