Misteri Kematian Karumga Jampidsus: Jejak Febrio, Staf Kejagung yang Bawa Korban ke RS Hingga Laporan Polisi Keluarga

- Senin, 10 Agustus 2026 | 03:25 WIB
Misteri Kematian Karumga Jampidsus: Jejak Febrio, Staf Kejagung yang Bawa Korban ke RS Hingga Laporan Polisi Keluarga

Kematian Sutrimo, yang disebut sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, masih menyimpan banyak misteri. Salah satu nama yang kini menjadi sorotan publik adalah Febrio Adiono, pria yang mengaku sebagai kerabat Sutrimo saat mengantarkan korban ke rumah sakit.

Febrio diketahui menjadi salah satu dari tiga pria yang membawa Sutrimo ke RS Muhammadiyah Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 23 Juli 2026. Sebelumnya, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan sebuah klinik kecantikan terbengkalai di kawasan Kebayoran Baru.

Menurut Ahmad, tim legal RS Muhammadiyah Taman Puring, Febrio bersama tiga pria lainnya datang untuk mengantarkan Sutrimo. Namun, mereka tidak memberikan informasi detail mengenai kondisi maupun identitas korban. Meski demikian, Febrio kemudian menjadi penanggung jawab pasien dengan mengisi formulir rumah sakit dan menuliskan dirinya sebagai kerabat Sutrimo.

Dalam formulir tersebut, Febrio juga mencantumkan kronologi singkat kondisi Sutrimo sebelum meninggal dunia. Ia menuliskan bahwa Sutrimo sempat menghubunginya pada pagi hari 23 Juli 2026 sekitar pukul 06.37 WIB. Sutrimo mengeluhkan sakit, namun ketika Febrio menyusul, korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan klinik kecantikan terbengkalai tersebut.

Lokasi penemuan Sutrimo diketahui berada tidak jauh dari kediaman Febrie Adriansyah, hanya sekitar 450 meter. Saat ditemukan, Febrio menyebut Sutrimo telah mengeluarkan busa dari mulut dan hidungnya.


Halaman:

Komentar

Terpopuler