Berdasarkan informasi yang berkembang, insiden berawal ketika seorang pekerja lokal mencoba menanyakan hal terkait gajinya kepada seorang pengawas yang merupakan TKA China. Alih-alih mendapat penjelasan, korban justru menerima ucapan yang dianggap merendahkan, sehingga memicu emosi dan berujung pada adu fisik.
Keributan awal sempat diredam oleh rekan kerja yang ada di sekitar lokasi. Namun, situasi justru memburuk ketika korban dipanggil ke sebuah ruangan yang dikira untuk mediasi. Di tempat itulah, korban diduga kembali mengalami tindakan kekerasan, yang kemudian memicu kericuhan lebih besar di lingkungan proyek.
Akibat insiden ini, seorang karyawan lokal mengalami luka serius di bagian pundak dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Polisi Bergerak Cepat Amankan Pelaku
Merespons kejadian tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengamankan pihak-pihak yang terlibat. Hingga berita ini ditulis, empat orang TKA asal China telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Kolaka. Proses penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap keseluruhan fakta dan kemungkinan keterlibatan pelaku lainnya.
"Situasi sekarang kondusif. Saya juga telah memberikan arahan. Intinya, teman-teman meminta agar pelaku lain, jika ada, tetap dikejar," pungkas Kapolres Yuda.
Artikel Terkait
Jemaah Haji Indonesia Hilang 8 Hari di Makkah, Ditemukan Meninggal dan Dishalatkan di Masjidil Haram
Mantan Polwan Aniaya Tetangga Pakai Balok Kayu di Sigi, Viral di Medsos – Kronologi Lengkap
Modus Lowongan Kerja Palsu Babysitter di Facebook: Mahasiswi Nunukan Jadi Korban Penyekapan dan Kekerasan Seksual di Makassar
Kebakaran Hebat Hanguskan Ratusan Motor Karyawan Pabrik Ban di Purworejo, Kerugian Capai Ratusan Juta