Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029? Analisis Pengamat Politik
Posisi Wapres Gibran Rakabuming Raka berpotensi menjadi beban elektoral bagi Presiden Prabowo Subianto jika keduanya kembali berpasangan pada Pilpres 2029 mendatang. Analisis ini disampaikan oleh pengamat komunikasi politik.
3 Alasan Duet Prabowo-Gibran Dinilai Berisiko
Menurut M. Jamiluddin Ritonga, pengamat dari Universitas Esa Unggul, terdapat sejumlah pertimbangan krusial yang membuat Prabowo sebaiknya tidak lagi berduet dengan Gibran Rakabuming.
1. Elektabilitas Gibran yang Sulit Terdongkrak
Elektabilitas Gibran diperkirakan akan stagnan hingga 2029. Hal ini didasarkan pada penilaian publik terhadap kinerjanya sebagai wakil presiden yang dinilai belum menunjukkan kontribusi signifikan. Dengan elektabilitas yang rendah, Gibran diprediksi tidak akan membantu mendongkrak angka elektoral Prabowo.
Artikel Terkait
Dampak Tembok Ratapan Solo bagi PSI: Analisis Citra Politik Pasca-Jokowi
Kritik Pengamat: Pernyataan Jokowi Soal Revisi UU KPK Dinilai Problematic dan Penuh Pesan Politik
Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diteror & Difitnah LGBT hingga Nyewa LC, Ini 4 Tuduhannya
Sjafrie Sjamsoeddin Tegaskan Tidak Minat Jadi Cawapres 2029: Analisis & Dampak Politik