Adhyaksa menyatakan bahwa sikap Tiyo tidak lagi mewakili suara mahasiswa yang konstruktif, melainkan provokatif dan mencari popularitas pribadi. Reaksi Adhyaksa ini mendapat dukungan dari sebagian netizen yang melihat pernyataan Tiyo sebagai bentuk ketidakpantasan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Respons Publik dan Potensi Sanksi
Pernyataan Tiyo juga menuai perhatian dari pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Hotman mempertanyakan apakah pihak rektorat UGM akan menjatuhkan sanksi terhadap alumnusnya tersebut, mengingat dampak yang ditimbulkan terhadap citra kampus.
Sementara itu, beberapa kelompok massa dilaporkan turun ke kampus UGM untuk mengecam Tiyo, dengan spanduk yang menyatakan bahwa suaranya tidak mewakili seluruh mahasiswa UGM.
Hingga berita ini diturunkan, Tiyo Ardianto belum memberikan respons resmi terhadap kritik yang dialamatkan kepadanya. Polemik ini semakin mempertajam perbedaan pandangan antara kelompok pendukung pemerintah dan kalangan aktivis mahasiswa yang kritis terhadap kebijakan Prabowo.
Kasus ini menjadi pengingat bagi publik tentang batas antara kebebasan berpendapat dan penghinaan terhadap institusi kepresidenan di era pemerintahan saat ini.
Artikel Terkait
3 Kritik Pedas Amien Rais ke Prabowo: Jokowi Disebut Ingin Menelikung
Poster Gibran Presiden Viral di Tengah Demo, Amien Rais Minta Fokus Dukung Prabowo
Prabowo Dinilai Harus Konsisten Terbuka terhadap Kritik Demi Jaga Demokrasi
Sony Sanjaya Sebut Penggantinya di BGN Tukang Fitnah, Singgung Permasalahan Baru Nanik S Deyang