Disiplin Senyap: Elit Gerindra Dilarang Sindir Dedi Mulyadi di Media, Ini Kata Pengamat
MULTAQOMEDIA.COM – Jurnalis senior Hersubeno Arief menyoroti tingginya elektabilitas Gubernur Jawa Barat sekaligus kader Partai Gerindra, Dedi Mulyadi, yang disebut-sebut melampaui Presiden Prabowo Subianto. Fenomena ini memunculkan rekomendasi penting bagi internal partai untuk menjaga soliditas dan ketenangan politik.
Menurut Hersubeno, Partai Gerindra perlu menegakkan disiplin internal secara tegas tanpa memicu kegaduhan politik. Salah satu langkah konkret yang disarankan adalah melarang para elit partai di tingkat DPP untuk mengeluarkan pernyataan sinis atau serangan verbal terhadap figur Dedi Mulyadi di media massa.
"Secara internal, Partai Gerindra juga harus disiplin dan menegakkan komando tanpa menimbulkan kegaduhan politik. Misalnya, menginstruksikan jajaran elit DPP untuk tidak mengeluarkan pernyataan sinis atau menyerang figur Dedi di media. Itu tidak boleh terjadi," ujarnya dalam kanal YouTube Hersubeno Point, dikutip Jumat (31/7).
Artikel Terkait
Anies Baswedan Buka Suara: Tak Menyesal Bantu Jokowi, Tegaskan Keputusan Masa Lalu Sesuai Konteks
Larangan Demo di Bundaran HI Menuai Kritik Tajam: LBH Jakarta Tegaskan Polisi Jangan Ngarang Soal Objek Vital Nasional
Peta Kekuatan Pilpres 2029: Siapa King Maker di Balik Layar Perebutan Kursi Presiden?
Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp2 Miliar, Pakar Hukum dan Ade Armando Buka Fakta Riwayat Pendidikan di Singapura-Australia