Namun demikian, massa tidak bergeming dan tetap maju sambil melemparkan sejumlah batu ke arah Polisi.
Komandan Polisi pun memakai pengeras suara memberi peringatan agar massa tidak melemparkan batu.
“Jangan lempar-lempar batu, itu batunya kena teman kalian sendiri,” ucap seorang Polisi melalui pengeras suara.
Diketahui belakangan muncul seruan demonstrasi di depan Gedung DPR RI pada Senin (25/8/2025).
Seruan tersebut tersebar di media sosial baik platform X, Instagram, Tiktok, dan facebook.
Tuntutan demonstrasi itu ialah seruan membubarkan DPR RI. Masyarakat protes lantaran DPR RI di tahun ini mendapatkan tunjangan rumah senilai Rp50 juta setiap bulannya.
Pengadaan tunjangan rumah untuk DPR RI ini dianggap tidak logis di tengah kondisi perekonomian Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja.
Terlebih sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan efisiensi anggaran
Sumber: Wartakota
Artikel Terkait
Anies Baswedan Kritik Pemerintah: Berhenti Beri Obat Tidur ke Rakyat, Buka Data Ekonomi dengan Jujur
Jokowi Keliling Indonesia: Buni Yani Beri Syarat Bawa Ijazah, Warganet Ramai Komentar
Purbaya Buka Suara soal Ucapan Prabowo Soal Dolar: Jangan Salah Paham, Ini Konteksnya
Aktivis Reformasi 98 Bantah Tudingan The Economist: Prabowo Pemimpin Demokratis, Bukan Otoriter