Ketika korban mulai curiga dan mengecek identitas Anas kepada sejumlah anggota Polri, diketahui bahwa pelaku bukanlah anggota kepolisian. Korban lalu melapor ke Polres Tuban.
Ditangkap Tanpa Perlawanan
Menerima laporan tersebut, Unit Jatanras Satreskrim Polres Tuban bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pelacakan. Anas akhirnya diringkus di Magetan.
“Uang tersebut diakui pelaku digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Yang bersangkutan langsung kami bawa ke Polres Tuban untuk menjalani proses hukum,” kata Bobby.
Dalam penangkapan itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk satu pistol mainan, satu HT Motorola, satu holster hitam, satu jam tangan, satu HP Infinix, tiga kartu ATM, bukti transfer serta tangkapan layar percakapan antara korban dan pelaku.
Polisi Lakukan Pengembangan Kasus
Bobby menambahkan, bahwa penyidik masih mendalami apakah ada korban lain dalam kasus ini.
Pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.
Melalui kasus ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai aparat.
“Jika ada yang mengaku polisi dan meminta uang untuk alasan pribadi, segera cek dan laporkan. Jangan sampai muncul korban-korban berikutnya,” tegas Bobby
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Rektor Unsoed Tersangka Gratifikasi Rp680 Juta dari PMB Jalur Mandiri 2025-2026
KPK Periksa Mantan Wabup dan 8 Pejabat Sukoharjo, Bongkar Kode Rahasia Padakno Karo Bapak dalam Kasus Pemerasan Etik Suryani
Kejagung Buka Suara: Trading in Influence di Kasus Jampidsus Febrie Bukan Pasal Pidana, Ini Penjelasan Lengkapnya
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Diciduk KPK: Uang Ratusan Juta Diamankan dalam OTT Suap Penerimaan Mahasiswa Baru