Analisis Anhar Gonggong: Degradasi Moral Pejabat di Balik Kasus Korupsi Kuota Haji

- Sabtu, 10 Januari 2026 | 04:50 WIB
Analisis Anhar Gonggong: Degradasi Moral Pejabat di Balik Kasus Korupsi Kuota Haji

"Yang terakhir ini kan ribut tentang pembagian kuota haji, iya kan. Kalau memang berjalan benar, tidak perlu ada ribut-ribut seperti itu," tegasnya.

Sumpah Jabatan dengan Kitab Suci Tidak Menjamin Integritas

Anhar juga mengkritik paradigma bahwa sumpah jabatan yang diucapkan dengan kitab suci secara otomatis menjamin kejujuran dan integritas seorang pejabat. Fakta di lapangan menunjukkan banyak pelaku korupsi justru adalah orang-orang yang pernah disumpah dengan cara tersebut.

"Kalau sudah menteri agama rusak seperti itu, siapa lagi yang baik agamanya," tandas Anhar Gonggong dengan nada prihatin.

Peringatan Keras: Indonesia Akan Berjalan di Tempat Tanpa Moralitas Pemimpin

Analisis mendalam dari Anhar Gonggong diakhiri dengan peringatan keras mengenai masa depan bangsa. Dia menegaskan bahwa kemajuan Indonesia sangat bergantung pada moralitas para pemegang kekuasaan.

"Apa yang mau saya katakan dengan ini, selama moralitas kita tidak berani jujur, terutama para pemegang kekuasaan, tidak memiliki kemampuan untuk berani jujur, kita hanya akan berjalan di tempat," pungkasnya. Menurutnya, pengkhianatan mandat rakyat oleh pejabat yang korup akan menjadi penghambat utama kemajuan negara.


Halaman:

Komentar