"Maka itu tentu nanti masih akan butuh keterangan-keterangan dari saksi lain ya, sehingga penyidik tentu masih akan menjadwalkan untuk pemeriksaan berikutnya," ucap Budi Prasetyo.
Konstruksi Perkara Kasus Suap DJKA
Kasus dugaan suap di lingkungan DJKA ini terkuak dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 11 April 2023. OTT tersebut berlangsung di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah DJKA Kemenhub. Saat ini, BTP Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah telah berganti nama menjadi BTP Kelas I Semarang.
Dari hasil OTT tersebut, KPK menetapkan 10 orang sebagai tersangka. Kesepuluh tersangka diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur rel kereta api yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.
Kasus dugaan tindak pidana korupsi ini mencakup beberapa proyek strategis, antara lain: proyek pembangunan jalur kereta api ganda Solo Balapan-Kadipiro-Kalioso; proyek pembangunan jalur kereta api di Makassar, Sulawesi Selatan; empat proyek konstruksi jalur kereta api dan dua proyek supervisi di Lampegan Cianjur, Jawa Barat; serta proyek perbaikan perlintasan sebidang Jawa-Sumatera.
Artikel Terkait
Polda Metro Jaya Tangkap Roy Suryo dan Dokter Tifa, Dugaan Sebar Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Kejagung Diminta Usut Pemilik Manfaat Yayasan IFSR dalam Kasus Korupsi MBG
Kejagung Sita 17.600 Motor Listrik di Sentul dan Cikarang, Terkait Dugaan Korupsi BGN
Bos Maktour Travel Tertawa Ditanya Rp27,8 Miliar dari Korupsi Kuota Haji 2024