"Ditanya apakah benar Tan Kian memberikan uang lebih dari Rp 50 miliar. Jawabannya tidak. Yang jelas menyangkut uang tidak ada sama sekali," tegas Hotman.
Klarifikasi Terkait Kafe D'Clan dan Rumah di Sentul
Dalam kesempatan yang sama, Hotman juga memberikan klarifikasi terkait dua aset yang turut menjadi bahan pemeriksaan, yaitu Kafe D'Clan dan sebuah rumah di kawasan Sentul. Ia menjelaskan bahwa Kafe D'Clan disewa oleh Don Ritto, yang merupakan klien dari Febrie pada masa itu.
Sementara itu, terkait rumah di Sentul, Hotman menyatakan bahwa sejak tahun 2022, pengelolaan rumah tersebut telah sepenuhnya diserahkan kepada Don Ritto. Oleh karena itu, menurut pengakuan Febrie, dirinya tidak lagi menguasai secara fisik bangunan tersebut.
Hotman juga membantah adanya keterkaitan Febrie dengan tempat penyimpanan uang atau aktivitas money changer yang disebut-sebut berada di lokasi rumah tersebut.
"Rumah di Sentul sejak tahun 2022 berada di bawah penguasaan dan pengelolaan Don Ritto. Housekeeping maupun ART sudah bukan dibayar oleh Febrie. Termasuk money changer tidak ada kaitannya dengan Febrie. Jadi semua itu dibantah dan disangkal," jelas Hotman.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak penyidik mengenai hasil pemeriksaan maupun tanggapan atas pernyataan yang disampaikan oleh kuasa hukum. Informasi di atas merupakan penjelasan dari pihak kuasa hukum Febrie Adriansyah, dan proses hukum terhadap yang bersangkutan masih terus berjalan.
Artikel Terkait
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Kejaksaan Agung Tunggu Jadwal Pemeriksaan Tersangka
Febrie Adriansyah Resmi Diperiksa Sebagai Tersangka TPPU, Kejagung Geledah Uang Rp67 Miliar dan Emas 74 Kg
Hotman Paris Datangi Kejagung, Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah di Kasus Korupsi
Bupati Kuansing Ngaku Tak Tahu Isi Amplop untuk Menhut Raja Juli, KPK Usut Sumber Dana KUD