Seluruh pihak tersebut kemudian digiring menuju ruang pemeriksaan di lantai dua Gedung Merah Putih KPK. Namun, mereka tidak masuk melalui pintu depan, melainkan melalui pintu belakang. Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang juga ikut dibawa, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pemalang Bagus Sutopo, Kepala Dinas PUPR Pemkab Pemalang Joko Triasmoro, dan beberapa orang lainnya.
Dalam operasi tangkap tangan ini, KPK mengamankan total 21 orang. Rinciannya, lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, 15 orang di Pemalang, dan satu orang di Purworejo. Selain itu, KPK juga menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar serta sejumlah barang bukti lain yang diduga terkait dengan perkara dugaan suap proyek dan jual beli jabatan Sekda Pemkab Pemalang.
Artikel Terkait
Rekan Kuliah Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Baru Kasus TPPU Emas 74 Kg dan Rp476 Miliar
Skandal KPK: Oknum Polri Bocorkan Sprinlidik dan Lakukan Pemerasan Rp2,7 M ke Bupati Pemalang
Pengamat Politik Heran Kepala Daerah Tak Jera Meski Banyak KPK OTT: Hukuman Mati dan Perampasan Aset Jadi Sorotan
Gubernur Jateng Sesali OTT Bupati Pemalang: 5 dari 12 Kepala Daerah Terjaring KPK Sepanjang 2026