Tanggapan Singkat dari Presiden Donald Trump
Menanggapi peringatan tersebut, Presiden AS Donald Trump menyatakan harapannya agar Iran bersedia mencapai suatu kesepakatan. Saat ditanya mengenai ancaman Khamenei, Trump berkata, "Tentu saja dia akan mengatakan itu."
"Semoga kita bisa mencapai kesepakatan. Jika tidak, maka kita akan tahu apakah dia benar atau tidak," tambah Trump, meninggalkan nada yang ambigu mengenai kemungkinan respons AS.
Klaim Korban Jiwa yang Berbeda
Insiden protes dalam negeri Iran juga memantik klaim korban jiwa yang berbeda antara pihak internasional dan pemerintah Iran.
- PBB dan Aktivis HAM: Seorang pelapor khusus PBB menyebut jumlah korban tewas bisa melampaui 20.000 orang. Sementara aktivis berbasis di AS mengklaim ada 6.713 korban tewas yang terkonfirmasi dan sedang menyelidiki 17.000 kasus lainnya.
- Pemerintah Iran: Membantah angka-angka tersebut. Media pemerintah melaporkan jumlah korban tewas sebanyak 3.117 orang, yang terdiri dari 2.427 warga sipil dan sisanya anggota pasukan keamanan.
Perbedaan data ini diperparah oleh pemadaman internet besar-besaran yang terjadi selama periode protes, menyulitkan verifikasi independen.
Peringatan Khamenei ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sudah rentan konflik, menandai babak baru dalam hubungan yang lama bermusuhan antara Iran dan Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Kritik DPR: Iuran Indonesia Rp16,7 Triliun di Dewan Perdamaian Gaza Berisiko Dukung Israel?
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Melancarkan Serangan: Analisis Lengkap
Bill Gates & Dokumen Epstein: Klaim STD, Gadis Rusia, dan Fakta Bantahannya
Strategi Hedging Saudi: MBS Serukan Diplomasi, Menhan Desak AS Serang Iran