Pasukan Israel masih mempertahankan posisinya di wilayah selatan Sungai Litani dan melanjutkan serangan di Lebanon selatan meskipun masa gencatan senjata sedang berlangsung.
Sebagai respons, Hizbullah melakukan aksi balasan dengan menembak dan meluncurkan drone bersenjata ke arah tentara Israel yang berada di Lebanon.
Di sisi lain, proses perundingan antara Israel dan Lebanon terus berlanjut, namun baru sebatas level duta besar di Amerika Serikat (AS). Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam, pada Rabu, menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk membicarakan pertemuan tingkat tinggi dengan Israel.
Menurutnya, penguatan gencatan senjata akan menjadi landasan utama untuk negosiasi baru antara utusan pemerintah Lebanon dan Israel di Washington DC.
Amerika Serikat telah menjadi tuan rumah dua kali pertemuan antara duta besar Israel dan Lebanon di Washington DC. Sementara itu, Hizbullah tidak mengakui adanya kontak tersebut.
Artikel Terkait
Obama Bongkar Rahasia: Netanyahu Berulang Kali Hasut AS Gempur Habis Iran
Bocah 2 Tahun Berjalan 20 Jam di Hutan Madhya Pradesh, Selamat Usai Ditinggal Ayah Pembunuh
Iran Wajibkan Kapal Asing Miliki Izin Khusus untuk Melintasi Selat Hormuz
Iran Bantah Serang UEA, Beri Peringatan Keras Jika Abu Dhabi Jadi Pangkalan AS-Israel