MULT AQOMEDIA.COM - Kritik dari sejumlah partai terhadap sikap politik PDIP dinilai bukan sekadar upaya mengubah posisi partai berlambang banteng tersebut. Kritik ini justru menjadi indikator bahwa strategi politik PDIP mulai mendapat sorotan dari partai-partai pendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sorotan terhadap PDIP semakin kuat setelah salah satu kader partai, Andi Budiman, muncul dalam gelombang demonstrasi mahasiswa yang terjadi baru-baru ini. Kehadiran kader PDIP dalam aksi tersebut memicu kritik dari partai koalisi pemerintah yang menilai PDIP belum menunjukkan sikap politik yang tegas terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
PDIP dinilai berada dalam posisi ambigu. Di satu sisi, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri sering memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Namun di sisi lain, PDIP tetap melontarkan kritik dan kerap dikaitkan dengan aksi protes terhadap pemerintah.
Pengamat politik Nurul Fatta menilai kondisi ini merupakan bagian dari strategi politik yang sengaja dimainkan PDIP. Ambiguitas yang ditunjukkan bukanlah kebingungan arah politik, melainkan strategi bertahan yang diperhitungkan secara matang.
"PDIP tampaknya menerapkan apa yang dalam ilmu politik dikenal sebagai role differentiation atau pembagian peran di antara elite-elitenya. Sebagian tampil akomodatif terhadap pemerintah, sebagian lain memainkan peran kritis," kata Nurul Fatta, Selasa, 23 Juni 2026.
Artikel Terkait
Ratusan Mahasiswa PMII Geruduk DPR RI, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Prabowo-Gibran
Djarot PDIP Kecam Jokowi: Arahan Kawal Prabowo-Gibran Dua Periode Dinilai Siapkan Gibran Jadi Presiden
PDIP Buka Suara: Kritik Balik ke PKB, Golkar, dan Demokrat soal Posisi di Luar Pemerintahan
Korupsi Blueray Cargo: KPK Ungkap Aliran Dana ke BPOM dan Kemendag, Bukan Hanya Bea Cukai