Oegroseno Tegaskan Polisi Tidak Berwenang Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu
Kepolisian dinilai tidak memiliki kewenangan untuk menentukan keaslian dokumen ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh mantan Wakil Kepala Polri, Komjen Pol (Purn) Oegroseno.
Sidang Kasus Ijazah Jokowi di PN Surakarta
Oegroseno menyampaikan pandangan hukumnya dalam sidang kasus ijazah Jokowi yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Jawa Tengah, pada Selasa, 13 Januari 2026. Ia menganalogikan wewenang polisi dalam hal ini dengan kasus merek dagang.
"Karena polisi juga tidak bisa menyatakan asli atau palsu, seperti masalah merek. Merek itu polisi tidak bisa menyatakan ini mereknya asli atau palsu," ujar Oegroseno di hadapan sidang.
Proses Penyidikan yang Kompleks dan Tidak Instan
Mantan pejabat tinggi Polri ini menjelaskan bahwa kasus dugaan ijazah palsu sangat berbeda dengan kasus uang palsu, di mana barang bukti dapat dengan mudah ditunjukkan kepada publik. Proses penyelidikan untuk dokumen akademik membutuhkan langkah-langkah yang hati-hati dan berjenjang.
Artikel Terkait
Kasat Narkoba Polres Toraja Utara Diduga Terima Setoran Rp10 Juta per Minggu dari Bandar
KPK Ungkap Modus Keluarga Bupati Fadia Arafiq Kuasai Proyek RSUD Pekalongan Senilai Rp46 Miliar
Beda Keterangan OTT KPK: Fadia Arafiq Klaim Bersama Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi Bantah
KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU Semarang