MULTAQOMEDIA.COM - Hizbullah melancarkan serangan besar-besaran ke Israel dan posisi pasukan Zionis di Lebanon pada Kamis (28/5/2026). Aksi ini menjadi serangan terbesar Hizbullah terhadap Israel sejak gencatan senjata yang rapuh disepakati pada pertengahan April lalu.
Dalam 24 jam terakhir, Hizbullah mengumumkan 37 serangan yang menargetkan pasukan dan posisi militer Israel di Lebanon selatan serta Israel bagian utara. Serangan ini disebut sebagai pembalasan atas gempuran brutal pasukan Israel sebelumnya.
Hizbullah menggunakan drone kamikaze berteknologi serat optik dan salvo roket untuk melancarkan serangan. Selain itu, rudal anti-tank juga diluncurkan untuk menargetkan sekelompok pasukan Israel yang sedang berkumpul, kendaraan militer, serta fasilitas militer di Lebanon selatan dan Israel utara.
Artikel Terkait
Serangan AS ke Iran Malam Keenam: Bandar Abbas, Ahvaz, dan Iranshahr Jadi Target
Trump Frustrasi: Operasi Militer Iran Makin Rumit, Serangan AS ke Fasilitas Energi Mengancam
Bangladesh Sita Harta Sheikh Hasina Rp112 Triliun: Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan Terungkap
AS Intensifkan Serangan ke Iran: Target Meluas hingga Jauh ke Dalam Selat Hormuz