Selain itu, dalam RUU yang memberikan lampu hijau untuk pembubaran parlemen, mereka juga menyetujui peningkatan anggaran untuk partai-partai politik.
Meskipun parlemen telah dibubarkan, anggota parlemen Sagit Afik menyatakan bahwa Knesset masih bisa beroperasi selama sekitar 10 hari ke depan. Hal ini disebabkan oleh UU yang menentukan tanggal pemilu harus dikembalikan ke komite setelah mengalami kebuntuan dalam sidang pleno.
Ketua parlemen Amir Ohana menutup sidang pada Jumat tengah malam hingga Sabtu (18/7/2026) dini hari. "Sesi ini ditandai dengan berbagai macam protes, bertepatan dengan perang terberat dan terpanjang dalam sejarah negara ini," ujar Ohana.
Netanyahu merupakan perdana menteri dengan masa jabatan terlama di Israel, namun posisinya semakin terancam. Jajak pendapat menunjukkan mayoritas warga Israel menginginkan dirinya mundur. Kemarahan publik dipicu oleh kegagalan keamanan terkait serangan 7 Oktober 2023 yang dilakukan oleh kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
Mantan Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Gadi Eisenkot, kini muncul sebagai pesaing terkuat Netanyahu dalam pemilu mendatang.
Artikel Terkait
2 Tentara AS Tewas, Iran Serang Rudal Balistik ke Pangkalan Militer Yordania
Iran Hancurkan Jet Tempur AS di Yordania, Serangan Balasan Operasi Nasr 2 Meluas ke Kuwait dan Bahrain
Iran Luncurkan Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Arab Saudi, Serangan Meluas ke 6 Negara Timur Tengah
Serangan AS ke Iran Malam Keenam: Bandar Abbas, Ahvaz, dan Iranshahr Jadi Target