Benny Djannah: Tangan Kanan Hotman Paris 20 Tahun, Dibiayai Sekolah Hukum Hingga Jadi Pengacara

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:50 WIB
Benny Djannah: Tangan Kanan Hotman Paris 20 Tahun, Dibiayai Sekolah Hukum Hingga Jadi Pengacara

MULT AQOMEDIA.COM – Nama Benny Djannah, atau yang juga dikenal sebagai Nurbaeny Janah, mendadak menjadi sorotan publik setelah dituduh terlibat dalam praktik ilegal oleh Frank Alexander, putra dari pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea. Di balik tuduhan serius mengenai praktik "makelar kasus" tersebut, sosok Benny Djannah sejatinya memiliki rekam jejak panjang sebagai asisten pribadi dan tangan kanan Hotman Paris selama lebih dari dua dekade.

Benny Djannah, yang akrab disapa Benny Utomo, bukanlah figur baru dalam lingkaran profesional Hotman Paris. Sebagai asisten pribadi pertama dari puluhan asisten yang dimiliki sang pengacara kondang, Benny telah mendampingi perjalanan karier Hotman selama lebih dari 20 tahun. Keberadaannya kerap terlihat dalam berbagai aktivitas hukum dan gaya hidup mewah yang dijalani Hotman.

Dibiayai Sekolah Hukum Hingga Menjadi Pengacara

Kedekatan antara Hotman Paris dan Benny Djannah tidak hanya bersifat profesional, tetapi juga mencakup pengembangan karier. Hotman diketahui menaruh kepercayaan besar kepada Benny hingga bersedia membiayai pendidikannya di fakultas hukum. Tidak berhenti di situ, Hotman juga secara personal mendidik Benny hingga ia berhasil lulus dan menyandang status sebagai seorang pengacara.

Apresiasi Hotman Paris terhadap pengabdian Benny pun sangat nyata. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @hotmanparisofficial, sang pengacara pernah mengungkapkan bahwa ia telah menghadiahkan dua unit mobil mewah Mercedes Benz kepada Benny. Selain itu, Benny juga sering difasilitasi untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, termasuk berlibur ke Eropa.

“Pernah dapat 2x hadiah mobil Mercedes Benz dari Hotman dan keliling Eropa! Juga disekolahin Hotman sampai lulus Fakultas Hukum dan dididik jadi pengacara,” ungkap Hotman dalam sebuah unggahan media sosialnya.

Komentar