Hotman Paris Bela Febrie Gratis? Anak Kandung Justru Bongkar Pencitraan
Keputusan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea untuk membela mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, menjadi perbincangan hangat publik. Febrie saat ini tersandung tiga kasus dugaan korupsi besar, termasuk PT Asabri, PT Krakatau Steel, dan dugaan TPPU pengadaan batu bara yang menyebabkan pemadaman listrik massal di Sumatera.
Kasus ini awalnya ditangani Polda Metro Jaya dan Korps Tipikor Polri, namun kini resmi diambil alih Kejaksaan Agung RI. Polisi menemukan barang bukti fantastis berupa 74 kilogram emas dan uang ratusan miliar rupiah dari 13 lokasi penggeledahan.
Hotman Paris Ngaku Tak Terima Bayaran
Menghadapi sorotan publik, Hotman Paris mengaku tidak mengharapkan materi dari kasus ini. Dengan gaya khasnya, ia menegaskan tarifnya terlalu tinggi bagi mantan Jampidsus tersebut.
"Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya, mahal. Saya bayarannya supermahal di Indonesia," ujar Hotman saat konferensi pers di Kejagung.
Hotman menolak tudingan mencari panggung atau bermuka dua. Sebagai pengacara yang telah 25 tahun mendampingi Presiden Prabowo Subianto, ia merasa terpanggil karena melihat Febrie sebagai aset bangsa yang berprestasi namun dikriminalisasi. Menurut Hotman, Febrie berjasa menyelamatkan kerugian negara hingga Rp 430 triliun.
Ia sadar langkahnya membela pejabat tersandung korupsi berisiko menggerus citra sebagai pembela rakyat kecil lewat program 911.
Artikel Terkait
Iwakum Kecam Hotman Paris: Desak Permintaan Maaf Usai Hina Wartawan Saat Konferensi Pers
Kuasa Hukum: Emas 74 Kg dan Uang Tunai Rp Miliaran di Rumah Febrie Adriansyah Milik Yayasan Pendidikan
Hotman Paris Bela Febrie Tanpa Pamrih: Ngaku Tak Harap Uang, Ini Alasan Sebenarnya
KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kasus Naik ke Penyidikan