Permintaan maaf secara khusus ditujukan kepada Sudrajat, pedagang es yang menjadi subjek video viral. Ikhwan menegaskan tidak ada niat untuk mencemarkan nama baik.
"Tidak ada maksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik beliau. Kami turut merasakan bagaimana situasi ini mempengaruhi usaha pedagang kecil," katanya.
Ia juga meminta maaf kepada masyarakat luas atas keresahan yang timbul akibat video tersebut.
Komitmen Perbaikan Prosedur Ke Depan
Kedua institusi berjanji akan lebih berhati-hati dan mengedepankan prosedur yang benar di masa mendatang.
"Kami berkomitmen untuk lebih berhati-hati, selalu mengedepankan prosedur yang tepat, serta memastikan setiap informasi yang disampaikan telah melalui verifikasi ilmiah," tegas Ikhwan.
Kronologi Awal Kasus Viral Es Gabus Spons
Kasus ini berawal dari video viral di media sosial yang menunjukkan anggota Polri dan TNI menginterogasi seorang pedagang es kue jadul tua. Dalam video, mereka menduga es tersebut terbuat dari spons setelah melakukan tes bakar.
Polres Metro Jakarta Pusat kemudian turun tangan dan melakukan pemeriksaan. Hasil laboratorium kemudian memastikan bahwa es kue jadul yang dijual di lokasi tersebut aman untuk dikonsumsi.
Artikel Terkait
Vidi Aldiano Muncul dalam Mimpi Ibu Setelah 21 Hari: Kisah Haru Pelukan Terakhir
Karyawan Ayam Geprek Tewas Dibungkus Plastik di Bekasi: Kronologi & Motif Penyelidikan Polisi
Duel Khalid bin Walid vs Hormuz: Kisah Lengkap & Strategi Pertempuran Rantai
Oknum Guru MTs Depok Tertangkap di Pamulang Diduga Tularkan HIV, Viral di Medsos