Puncaknya, Bobby mengaku diminta oleh atasannya untuk mendanai kegiatan mantan Menteri Ida Fauziah di daerah pemilihan (dapil) pada tahun 2024. "Saya diminta oleh Pak Heri untuk meng-cover kegiatan di dapil Bu Menteri. Itu di Jakarta Selatan, ada sekitar tiga kegiatan," ungkap Bobby di persidangan.
Bobby menjelaskan bahwa saat itu Ida Fauziah berniat mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dengan dapil Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. "Saya diminta membantu melaksanakan kegiatan di sana," tambahnya.
Setiap kegiatan kampanye tersebut, menurut Bobby, menghabiskan dana sekitar Rp200 juta. Kebiasaan mengeluarkan dana untuk kegiatan ini sudah dimulai sejak tahun 2019. "Setiap tahunnya ada sekitar empat sampai lima kegiatan," ujarnya kepada jaksa.
Meskipun Bobby tidak menyebutkan secara eksplisit nama 'Bu Menteri' yang dimaksud, namun berdasarkan periode waktu dan jabatan yang disebutkan, publik menduga kuat sosok tersebut adalah mantan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah.
Artikel Terkait
Gaji Guru Honorer Jakarta Rp700 Ribu, Anggota DPRD Soroti Kesejahteraan di Tengah Anggaran Pendidikan Rp18,1 Triliun
Mantan Kabareskrim Bantah Status Tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugur Otomatis di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk Tangki di Muratara: 16 Tewas, 4 Selamat
Ponpes di Pati Ditutup Permanen Usai Kiai Tersangka Pencabulan Santriwati Kabur ke Luar Jateng