Analisis Sikap Demokrat Tolak Pilkada via DPRD: Manuver Politik untuk Jalan AHY di Pilpres 2029
Sikap tegas Partai Demokrat menolak wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD dinilai bukan hanya perjuangan prinsip demokrasi. Langkah ini merupakan manuver politik strategis untuk membuka jalan bagi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Pilpres 2029.
Pandangan Pakar Politik: Demokrat Jaga Kedaulatan Rakyat dan Masa Depan AHY
Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, mengungkapkan analisis ini dalam diskusi publik bertajuk “Masa Depan Pilkada: Antara Aspirasi Rakyat dan Penataan Sistem Politik” di Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.
Menurut Iwan, Partai Demokrat memiliki rekam jejak konsisten menjaga kedaulatan rakyat dalam sistem elektoral. Ia mengingatkan momen krusial tahun 2014, ketika DPR mengesahkan Pilkada melalui DPRD.
"Gelombang penolakan publik saat itu sangat besar, sehingga Presiden SBY akhirnya menerbitkan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 yang mengembalikan sistem Pilkada langsung," jelas Iwan.
Strategi Politik Demokrat: Menyeimbangkan Koalisi dan Aspirasi Publik
Dalam dinamika politik terbaru, Iwan menyoroti bahwa sikap Demokrat tidak sepenuhnya sejalan dengan arus utama koalisi pemerintah yang mendorong Pilkada via DPRD.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Dukung Chatib Basri Jadi Menteri Keuangan: MCB Yes, MBG No
Rocky Gerung Sebut Chatib Basri Solusi di Tengah Krisis Rupiah dan Isu Mundur Menkeu Purbaya
Prabowo Tindak Tegas Korupsi BGN: Bukti Komitmen Bersihkan Program Makan Bergizi Gratis
Sinyal 98 Jilid 2 Menguat, Noel Desak Prabowo Segera Rangkul PDIP dan Habib Rizieq