Tuduhan kedua berupa penyebaran foto hasil manipulasi Artificial Intelligence (AI) yang menunjukkan dirinya bersama seorang perempuan pemandu lagu (LC) di tempat karaoke. Foto tersebut disertai narasi yang menyudutkan.
"Ini bagi saya menggelikan. Saya anak desa yang bahkan tidak paham dunia itu," jelasnya menanggapi fitnah tersebut.
3. Tuduhan Penilepan Uang Organisasi
Fitnah ketiga yang beredar adalah tuduhan bahwa Tiyo menilep uang organisasi. Ia dengan lugas membantah hal ini dengan menyatakan bahwa jika tuduhan itu benar, ia sudah lama diberhentikan dari posisinya sebagai Ketua BEM UGM.
4. Tuduhan Afiliasi Politik sebagai 'Anak Abah' Anies Baswedan
Tuduhan keempat bernuansa politis. Tiyo dituding sebagai pendukung atau 'anak abah' dari Anies Baswedan hanya karena pernah berfoto bersama mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.
Tiyo menjelaskan bahwa pertemuannya dengan Anies murni dalam forum reuni alumni pimpinan BEM UGM, di mana Anies hadir sebagai Ketua Senat Mahasiswa UGM tahun 1992, dan bukan merupakan bentuk dukungan politik.
Berbagai serangan karakter ini dinilai sebagai upaya sistematis untuk meredam kritik yang disampaikannya terhadap pemerintah.
Artikel Terkait
Pemuda Katolik Kritik Klarifikasi Berulang Jusuf Kalla Soal Laporan Penistaan Agama UGM
Prabowo dan Luhut Bahas Strategi Ekonomi & Digitalisasi Bansos di Istana
Analisis Sentilan JK ke Jokowi: Beban Sejarah & Akar Kekecewaan Politik Terungkap
JK Beri Sinyal ke Jokowi untuk Tertibkan Termul? Analisis Lengkap & Terkini