Komitmen Polri Berantas Narkoba dari Internal
Kebijakan ini menegaskan komitmen Polri bahwa aparat penegak hukum harus menjadi garda terdepan pemberantasan narkotika. Tes urine ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah preventif yang harus konsisten.
"Tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat narkoba," tegas Trunoyudo. Langkah ini bertujuan menjaga marwah institusi dan memulihkan kepercayaan publik.
Dampak dan Harapan Ke Depan
Tes urine serentak diharapkan menjadi instrumen pengawasan internal yang efektif. Kebijakan ini juga menunjukkan transparansi Polri dalam menangani potensi pelanggaran di internal.
Upaya ini sejalan dengan program reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola organisasi Polri. Dengan personel yang bersih, diharapkan pelayanan dan penegakan hukum dapat berjalan lebih profesional dan bertanggung jawab.
Langkah tegas Kapolri ini menjadi sinyal kuat bahwa perang melawan narkoba dimulai dari membersihkan institusi penegak hukum sendiri.
Artikel Terkait
Konflik Internal TPUA: Pergeseran Kuasa Hukum, Tuduhan Pengkhianatan, dan Masa Depan Tim Anti Korupsi
Proyek 35.000 Mobil India Dikritik: Beban Fiskal Rp 10.000 T & Potensi Penyimpangan
Viral! Taksi Premium Rp 1,5 Juta untuk 80 Km, Netizen Heboh
OJK Jatuhkan Denda Rp 5,35 Miliar ke Influencer Saham BVN: Modus Pump and Dump Terungkap